Resensi Novel Bumi: Tiga Makhluk Tanah Terdampar di Klan Bulan

 

Novel Bumi merupakan novel serial. Per tahun 2023, terhitung sudah 14 novel lanjutannya dirilis. Bumi merupakan seri pertama yang kemudian diikuti dengan Bulan, Matahari, Bintang hingga yang paling anyar berjudul ILY. Penulis bahkan mengonfirmasi bahwa seri ini masih akan berlanjut.

Jika pembaca menyukai novel Harry Potter karya J. K. Rowling, maka novel Bumi karya Tere Liye bisa menjadi salah satu novel favorit. Novel fiksi yang diterbitkan pertama kali pada tahun 2014 ini dicetak ulang pada tahun 2022 dengan tampilan cover yang dipermak lebih kekinian, futuristik, dan “remaja”. Nyaris 10 tahun berlalu sejak pertama kali terbit, namun kisah petualangan tiga sahabat itu masih berlangsung dan justru semakin seru.

resensi novel bumi tere liye

Judul Buku: Bumi

Penulis: Tere Liye

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Tahun Terbit: 2022 (cetakan kedua)

Jumlah Halaman: 440 halaman

ISBN: 9786020332956

Resensator: Damara P.S

Banyak kejutan di awal serial Bumi ini. Seolah satu bab cerita berkejaran dengan bab cerita lainnya. Terus berkesinambungan mengungkap kisah masa lalu, rencana besar, dan pertemuan dengan para petarung dunia paralel. Meskipun tokoh utama yang memperkenalkan dirinya bernama Raib adalah seorang remaja 15 tahun, namun kisah petualangannya sarat dengan pelajaran hidup. Moralitas, prinsip, dendam masa lalu, persahabatan, dan politik sepertinya menjadi topik besar yang diangkat dalam serial Bumi.

Review Gadis Kretek: Kretek, Dasiyah, dan Bujangan (Bajingan) Beruntung

 

Gadis Kretek adalah salah satu karya dari Ratih Kumala selain Tabula Rasa, Kronik Betawi, Wesel Pos, dan sebagainya. Terhitung sudah dua kali pergantian cover sejak dirilis pertama kali pada tahun 2012. Cover pertama menampilkan gambar seorang gadis dan rokok kretek di jarinya dengan dihiasi latar berwarna biru cerah. Kemudian pada tahun 2015, warna latar berubah menjadi merah gelap dengan gambar yang sama. Baru pada cetakan kesebelas pada tahun 2023, cover berubah total.  

Satu lagi novel yang kembali bersinar bintangnya setelah diadaptasi menjadi sebuah film. Adalah Netflix yang mengangkat kisah tentang kretek dengan tokoh utamanya, Dasiyah, menjadi serial televisi. Serial ini resmi meluncur pada 02 November 2023 dengan bertabur bintang. Sederet bintang ternama tanah air yang menjadi lakon dalam Gadis Kretek ini ialah Ario Bayu, Putri Marino, Arya Saloka, dan Dasiyah sendiri diperankan dengan epik oleh Dian Sastrowardoyo.

Review Film Gadis Kretek

Judul Buku : Gadis Kretek

Penulis : Ratih Kumala

Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Tahun Terbit : 2023 (cetakan kesebelas)

Jumlah Halaman : 275 halaman

ISBN : 978-979-22-8141-5

Resensator: Damara P.S

Romo yang tengah sekarat, mengigau memanggil nama yang bukan istrinya: Jeng Yah. Tiga anaknya yang sulit untuk dibilang akur, memutuskan untuk berusaha mencari sosok Jeng Yah. Berkejaran dengan waktu, pencarian mereka usai ketika bertemu dengan Jeng Yah, tetapi bukan Jeng Yah yang itu.

Resensi Novel Terusir Buya Hamka: Istri yang Terusir Karena Fitnah

Menggunakan nama pena “Hamka”, beliau berhasil menuliskan buku-buku yang merupakan buah pikirnya dalam topik agama Islam yang sebagian ditulis dalam bentuk novel. Beberapa novel yang dimaksud ialah Tenggelamnya Kapal Van der Wijck, Di Bawah Lindungan Ka’bah, Merantau ke Deli, Di Dalam Lembah Kehidupan, dan seterusnya. Termasuk  novel buya yang berjudul Terusir.

sinopsis novel terusir buya hamka

Sebuah novel akan ikut terangkat popularitasnya manakala novel tersebut diadaptasi menjadi sebuah film. Selain itu, sebuah novel juga dapat semakin dikenal di kalangan pembaca ketika biografi sang penulis ditayangkan terutama di layar lebar maupun di layar kaca.

Sejak film Buya Hamka perdana tayang di layar bioskop pada 19 April 2023 lalu, beberapa judul novelnya kembali banyak dicari. Hal ini bisa dipahami mengingat Buya Hamka adalah salah seorang ulama sekaligus sastrawan besar yang pernah dimiliki oleh bangsa Indonesia.

Resensi Novel Hello Tere Liye: Tentang Cinta Beda Status Sosial


Novel Hello bukan novel fantasi maupun serial aksi sebagaimana serial Bujang dan Thomas. Sebelum dirilis, penulis kerap mengimbau kepada para pembaca terutama follower akun Instagram @tereliyewriter untuk menyediakan tisu atau sapu tangan ketika membaca Hello.


resensi novel hello tere liye


Novel Hello bukan novel fantasi maupun serial aksi sebagaimana serial Bujang dan Thomas. Sebelum dirilis, penulis kerap mengimbau kepada para pembaca terutama follower akun Instagram @tereliyewriter untuk menyediakan tisu atau sapu tangan ketika membaca Hello.

Resensi Novel Layangan Putus

 


resensi novel layangan putusResensi Novel Layangan Putus - Jagat hiburan akhir-akhir ini sedang diramaikan dengan salah satu serial WeTV yang berjudul Layangan Putus. Serial karya anak bangsa ini berangkat dari sebuah novel dengan judul yang sama. Kesuksesan penayangan seriesnya membuat novel Layangan Putus kembali diperbincangkan, bahkan banyak yang ingin membaca lengkap versi novelnya sebelum menonton seriesnya. Terlebih headline “kisah nyata” menjadi alasan besar mengapa novel ini menjadi menarik untuk dibaca.

Judul Buku: Layangan Putus

Penulis : Mommy ASF

Penerbit: RDM Publisher

Tahun Terbit: 2020

Jumlah Halaman: 268 halaman

ISBN: 978-602-0729-09-1

Tidak dapat dipungkiri, semua cerita yang diangkat dari kisah nyata memberikan kesan tersendiri kepada para pembaca. Embel-embel kisah nyata mampu menarik simpati pembaca untuk lebih terhanyut, terlebih pada kisah-kisah memiliki bumbu kesedihan di dalamnya. Pembaca cenderung menggunakan hati ketika menikmatinya. Maka sebelum mengomentari novel ini lebih jauh, alangkah baiknya mengetahui dulu gambaran besar dari inti ceritanya.

Resensi Why Training Fails? Sebuah Cara Mendesain Training yang Berhasil

 

why training falls


Judul Buku                  : Why Training Fails?

Penulis                         : Surya Krenanda

Penerbit                       : Litera Media Tama

Tahun Terbit                : Juli 2018

Jumlah Halaman          : 250

Dimensi dan Cover     : 15,5 cm x 23,5 cm, hard cover

ISBN                           : 978-602-5733-39-0

Kategori                      : Manajemen SDM

Harga                          : Rp 350.000,-

Mendesain Training yang Berhasil

Nurul Khotimah

Era disrupsi telah membuat segalanya di industri dan bisnis berubah. Siapa yang tidak siap menghadapi dan bertahan dengan cara-cara lama, akan perlahan runtuh. Jika dulu investasi paling besar terletak pada mesin dan modal uang, maka sekarang investasi terbesar terletak pada SDM. Mengapa begitu? Sebab, tanpa SDM, bisnis dan industri tak akan berjalan. Hanya dengan SDM berkualitas tinggi dan loyal yang akan membawa perusahaan terus berkembang dan bertahan menghadapi dinamisnya perubahan situasi. Dari sini, kita menjadi paham bahwa SDM memegang peranan yang sangat vital dalam kelangsungan perusahaan.

Resensi Buku Manajamen Edisi Kesepuluh Stephen P. Robbins

 

manajemen edisi kesepuluh jilid IBuku berjudul “Manajemen” edisi kesepuluh Stephen P. Robbins ini terdiri dari 2 jilid. Yang diresensi kali ini jilid 1 terlebih dahulu. Dalam buku ini berbicara tentang 3 bagian besar yaitu mendefinisikan tugas manajer, perencanaan dan pengorganisasian. Mungkin kebanyakan dari pembaca memiliki persepsi bahwa buku - buku sejenis ini akan berisi teori – teori yang normatif atau bahkan sulit dipahami tentang manajemen, agaknya persepsi itu terkikis setelah kita membaca buku ini. Setiap bagian besar sudah terbagi dalam beberapa bab yang dijelaskan secara sistematis dan terdapat contoh-contoh konkrit. 

Judul Buku: Manajemen Edisi Kesepuluh, Jilid 1

Penulis: Stephen P. Robbins, Mary Coulter

Penerbit: Erlangga

Tahun Terbit: 2010

Jumlah Halaman: xv + 344

Dimensi dan Cover: 16 x 21 cm, soft cover

ISBN: 9789790755888

Kategori: Manajemen

Harga: Rp 261.000,-

Resensi Buku Pemberdayaan Masyarakat dan Pembangunan

 

buku oemberdayaan masyarakat dan pembangunan


Judul Buku           : Pemberdayaan Masyarakat dan Pembangunan (Gagasan Manajemen Pengembangan Masyarakat untuk Memutus Mata Rantai Kemiskinan)

Penulis                         : Ir. Wisnu Indrajit VO ; Soimin, S.H.,M.Hum.

Penerbit                       : Intrans Publishing

Tahun Terbit                : 2014

Jumlah Halaman          : xv + 98

Dimensi dan Cover     : 15,5 x 23 cm, soft cover

ISBN                           : 9786021642207

Kategori                      : Pemberdayaan Masyarakat

Harga                          : Rp 50.000,-

Pemberdayaan Masyarakat, Alternatif Solusi Mengatasi Kemiskinan

Nurul Khotimah

Kemiskinan di Indonesia selalu menjadi topik penting dalam pembicaraan tentang Sustainability Development Goals (SDGs) karena salah satu tolak ukurnya adalah bagaimana tingkat kemiskinan bisa terus turun. Data terbaru yang dikeluarkan oleh Kementerian Pembangunan Perencanaan Nasional (PPN) atau Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menyebutkan bahwa jumlah pengangguran di Indonesia diproyeksikan bertambah 4,22 juta orang pada 2020 dan jumlah penduduk miskin pada akhir 2020 diperkirakan akan bertambah 2 juta orang dibandingkan data pada bulan September 2019.

Resensi Buku Memulihkan Sekolah Memulihkan Manusia

Judul Buku            : MemulihkanSekolah,Memulihkan Manusia

Penulis : Haidar Bagir

Penerbit : PT Mizan Pustaka

Tahun Terbit : 2019

Jumlah Halaman : 212 

Dimensi dan Cover: 14 x 20,5 cm, soft cover

ISBN : 978-602-441-135-0

Kategori : Pendidikan

Harga : Rp 45.000,-

Memformat Ulang Pendidikan Kita

Nurul Khotimah

Resensi buku haidar bagir
Membicarakan pendidikan di Indonesia seolah tidak ada habisnya. Selalu ada saja bahan yang bisa dikaji, didiskusikan bahkan diperdebatkan. Tema yang cukup populer diperbincangkan salah satunya adalah format pendidikan di Indonesia. Beberapa ‘kiblat’ pendidikan ditawarkan untuk dijadikan referensi seperti pendidikan di Finlandia, Jepang, Korea, Australia, Inggris, dan Amerika. Perdebatan dan perbedaan pandangan ini tidak hanya terjadi di masyarakat umum namun juga para pakar dan aktivis pendidikan serta pemegang kebijakan. Di lain sisi, beberapa pihak yang menawarkan ‘kiblat’ tersebut kurang mempertimbangkan konteks Indonesia yang sangat berbeda dengan kondisi negara-negara yang sistem pendidikannya sudah bagus itu.  

Resensi Buku Muslim Pentol Korek: Islam di Mata Santri Jenaka

 

Judul Buku                  : Muslim Pentol Korek

Penulis                         : Fariz Alniezar

Penerbit                       : Quanta Book

Tahun Terbit                : 2017

Jumlah Halaman          : x + 184

Dimensi dan Cover     : 14 x 21 cm, soft cover

ISBN                           : 978-602-04-4393-5

Kategori                      : Sosial Agama

Harga                          : Rp 40.000,-

 

muslim pentol korek

 foto: zanafa.com


Islam di Mata Santri Jenaka

Nurul Khotimah

Islam di Indonesia adalah Islam yang memiliki kekhasan tersendiri. Menjadi negara dengan penduduk Muslim terbesar sedunia membuat Indonesia selalu diperhatikan oleh umat Islam di negara-negara lain. Indonesia ibarat trend centre isu-isu tentang Islam. Di sisi lain, jumlah penganut Muslim terbanyak ini juga menjadi lahan tumbuh suburnya berbagai aliran dan pemahaman dalam Islam. Mulai yang fundamentalis, sekuler-liberal hingga kejawen memiliki pengikut yang bisa dibilang cukup banyak juga di Indonesia. Hadirnya ormas Islam seperti NU dan Muhammadiyah juga turut mewarnai pemikiran umat di Indonesia.

12 Novel Best Seller Indonesia Wajib Baca!


Novel best seller Indonesia – Siapa nih yang suka baca novel? Atau udah punya setumpuk koleksi novel? Di Indonesia, banyak sekali penulis-penulis handal yang berhasil menghasilkan karya novel best seller. Di antara penulis novel terkenal dengan karya-karya hebatnya adalah Tere Liye, Asma Nadia, Andrea Hirata, dan Dee Lestari.

Tapi sebenarnya, ada banyak sekali lho penulis novel best seller selain dari yang disebutkan di atas.

Nah, buat kamu yang hobi baca novel, berikut ini daftar novel best seller Indonesia yang sayang sekali kalo enggak dibaca versi Resensee.

1. Kala


Novel bergenre percintaan ini ditulis oleh penulis muda Syahid Muhammad dan Stefani Bella. Kedua nama yang nggak asing lagi buat kamu yang suka nongkrong di Tumblr. Buku pertama Syahid Muhammad atau buku kedua Stefani Bella ini berhasil jadi best seller loh!

Bertemakan tentang percintaan tentunya membuat anak muda tertarik untuk membacanya. Apalagi cerita disajikan dengan cara yang unik dengan bahasa yang puitis. Buat kamu pecinta sastra, buku ini recommended banget buat kamu baca.

Ada dua tokoh utama yang diceritakan di novel ini, yaitu Saka dan Lara. Saka digambarkan sebagai sosok yang meninggalkan, sedangkan Lara sebaliknya yaitu yang ditinggalkan. Siapkan tissue saat membaca novel ini ya, Guys!

2. Igauan Kita


Next, novel Igauan Kita. Novel satu ini masih anget banget nih! Gimana nggak anget, terbit tahun 2019 sekaligus menduduki kategori best seller! Ini adalah buku ke-9 karya penulis J.S. Khairen. Hayo, udah pada kenal sama Khairen?

Menurut penulis, buku ini berkisahkan tentang potongan-potongan perasaan dan pemikiran. Apa saja yang ada di dalam pikirannya dituangkan dalam buku ini.



3. Kami Bukan Sarjana Kertas


Sepertinya, J.S. Khairen adalah penulis berbakat ya! Nggak cuman buku Igauan Kita aja yang masuk kategori best seller. Tapi, buku Kami Bukan Sarjana Kertas juga masuk kategori best seller. Hebat banget kan?

Buku ini lahir dengan latarbelakang fenomena fresh graduates yang akan memasuki dunia kerja. Salah satu yang jadi sorotan adalah IPK cumlaude dan nama kampus yang bergengsi nggak menjamin seseorang bisa dapat pekerjaan dengan mudah. Ada banyak juga motivasi dan pesan moral yang bakal kamu dapetin dari buku ini.


4. Pergi


Ada yang tahu novel Pergi yang best seller ini karya siapa? Yaps, novel ini ditulis oleh penulis berbakat yang namanya sudah dikenal di pelosok negeri, Tere Liye. Novelnya kali ini berkisah tentang bagaimana menemukan tujuan. Serta halangan dan rintangan yang akan dihadapi saat memutuskan untuk melangkahkan kaki.

Novel ini diterbitkan pada tahun 2018 dengan tebal 512 halaman. Kalo kamu pecinta novel Tere Liye, yang satu ini wajib kamu koleksi juga!



5. Garis Waktu


“Pada sebuah garis waktu yang merangkak maju, akan ada saatnya kau bertemu dengan satu orang yang mengubah hidupmu untuk selamanya. Pada sebuah garis waktu yang merangkak maju, akan ada saatnya kau terluka dan kehilangan pegangan.” Cuplikan novel Garis Waktu.

Novel karya Fiersa Besari kali ini bercerita tentang mencintai seseorang namun tak dapat dimiliki. Duh, nyesek banget ya, hiks!

Sama seperti novel Kala, Garis Waktu juga menggunakan bahasa yang puitis. Fiersa Besari berhasil menuliskan kisah romansa yang menyentuh sehingga emosi pembaca akan dibuat naik dan turun. Novel ini diterbitkan pada tahun 2016 dengan tebal 216 halaman.

6. Rentang Kisah


Seorang YouTuber menulis novel, apa salahnya? Seperti yang dilakukan oleh Gita Savitri, seorang YouTuber yang juga menulis novel dengan judul Rentang Kisah nongkrong di rak buku best seller. Bahkan, banyak netizen yang mengusulkan novelnya untuk difilmkan.

Novel ini berceritakan tentang pengalamannya saat ia tinggal di Jerman. Selain itu, Gita juga menceritakan tentang seorang pemuda bernama Paul Partohap yang saat ini resmi menjadi suaminya.



7. Dia adalah Kakakku


Lagi-lagi buku karya Tere Liye masuk dalam kategori best seller. Kali ini novelnya yang berjudul Dia adalah Kakakku. Sebuah novel yang bercerita tentang pengorbanan seorang kakak untuk adik-adiknya. Dia adalah Kakakku saat ini memiliki wajah baru dengan judul yang berbeda, yaitu Bidadari-Bidadari Surga.

“Buat apa kamu memikirkan apa yang dipikirkan orang lain? Buat apa kamu mencemaskan apa yang akan dinilai orang lain? Kekhawatiran, juga kecemasan yang sejatinya mungkin tidak pernah ada.” Cuplikan novel Dia adalah Kakakku.

8. Aroma Karsa


Aroma Karsa adalah novel karya Dee Lestari. Nggak salah deh kalo buku ini jadi salah satu buku best seller Indonesia. Pasalnya, saat pre order saja, novel karya Dee Lestari udah laku 10.000 eksemplar loh! Itu masih pre order, kalo masuk toko buku bisa dibayangkan dong berapa banyak buku yang terjual.

Aroma Karsa adalah novel pertama Dee di tahun 2018. Dengan tebal 724 halaman bisa dibayangkan betapa kompleksnya cerita yang dituliskan oleh Dee. Awalnya, novel ini ditulis dalam bentuk cerita bersambung lho! Dan dijual dengan harga Rp 5.000 per part-nya.

Singkat cerita, novel Aroma Karsa bercerita tentang Jati yang punya indra penciuman yang nggak biasa. Dari kelebihan yang dimilikinya inilah lika-liku perjalanan Jati dimulai. Ada saatnya ia berada di atas, tapi nggak jarang juga halangan dan rintangan menghampiri. Penasaran sama kisah selanjutnya? Cuss, langsung aja baca novelnya!

9. 11:11


Lagi-lagi nama Fiersa Besari jadi sorotan publik. Pasalnya, novelnya masuk kategori best seller lagi! Kali ini judulnya 11:11. Satu hal yang patut dikagumi dari Fiersa adalah semangatnya dalam menciptakan karya-karya luar biasa. Bayangkan aja, dalam waktu 2 tahun, dia mampu melahirkan 5 buku dan semuanya laris manis! Wow!

Novelnya kali ini bercerita tentang sebelas cerita dan sebelas lagu. Biar jadi judul yang menarik, makanya ditulis 11:11. Jadi , bukan berarti karena penulisannya 11:11 artinya menunjukkan waktu ya, Guys! Jadi intinya kayak kumpulan cerita pendek gitu.

10. Bumi Manusia


Ada yang udah pernah baca novel Bumi Manusia? Gimana pendapat kalian tentang buku ini? pastinya mayoritas dari kalian menjawab buku ini bagus banget, recommended banget. Ya iyalah, namanya aja buku best seller. Udah pasti isi ceritanya menarik banget.

Buku ini ditulis oleh Pramoedya Ananta Noer. Dan perlu kalian tahu juga, ternyata buku ini udah diterjemahkan ke berbagai bahasa lho! Seperti Belanda, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Korea, dan masih banyak lagi. Hingga sekarang, udah ada 33 versi bahasa lain. Keren banget kan?


11. Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini


Siapa sih yang nggak kenal sama novel yang lagi hits akhir-akhir ini? Malah, banyak juga meme-meme yang menirukan judul novel best seller Indonesia satu ini. Penasaran sama penulisnya? Yuk kita kenalan dulu!

Novel NKCTHI ditulis oleh Marchella, mahasiswi lulusan desain yang sekarang jadi banyak perbincangan orang. Dalam waktu 2 tahun, Marchella akhirnya menerbitkan novelnya ini. Singkatnya, buku ini adalah kumpulan pengalaman dari banyak orang yang termasuk novel flash fiction.

Kerennya dari buku ini, di masa pre order-nya udah laris manis! Pre order pertama terjual 500 eksemplar hanya dalam waktu 2 menit saja! Pre order kedua sebanyak 4 ribu eksemplar dalam waktu 7 menit, dan pre order ketiga sebanyak seribu eksemplar dalam waktu semalam. Wow!

12. Laskar Pelangi


Udah lihat film laskar pelangi? Kalo baca bukunya langsung? Buku pertama karya Andrea Hirata ini pertama kali terbit pada tahun 2005. Ini adalah buku tetralogi yang pertama. Ada novel selanjutnya yaitu Sang Pemimpi, Edensor, dan Maryamah Harpov. Nggak cuman best seller di Indonesia aja, ternyata buku Laskar Pelangi juga best seller di Malaysia lho!

Novel ini bercerita tentang anak-anak daerah yang berasal dari Provinsi Bangka Belitung dalam dunia pendidikan. Tentang suka, duka, harapan, dan cita-cita dari geng Laskar Pelangi selama sekolah. Novel ini sangat menginspirasi karena mengajak kita memandang kemiskinan dari sudut pandang yang lain.

Nah itu dia 12 novel best seller Indonesia yang wajib kamu baca! Kalo kamu, udah koleksi novel yang mana aja?


Resensi Buku Tantrum: Seri Panduan Praktis Keluarga


Judul Buku      : Tantrum – Panduan Memahami dan Mengatasi Ledakan Emosi Anak (Edisi Terjemahan)
Penulis             : Eileen Hayes
Penerbit           : Penerbit Erlangga
Tahun Terbit    : 2003
Jumlah Hal.     : 96 Halaman
Cover Buku     : Soft Cover
Jenis Buku       : Parenting
Mengenal Lebih Dekat Tantrum Pada Batita
Oleh: Widya Isni Agustin
           
           
Salah satu permasalahan terbesar bagi orang tua dalam mengasuh anak adalah ketika anak mengalami tantrum. Hampir tidak ada orang tua yang anaknya tidak mengalami tantrum. Kurangnya ilmu pengetahuan dan juga pengalaman tentang tantrum, menjadikannya sebagai permasalahan yang terlihat rumit dan mustahil untuk diatasi dengan kepala dingin.

            Namun, kita sangat beruntung dengan hadirnya buku yang ditulis oleh Eileen Hayes. Buku ini memaparkan dengan sangat jelas bagaimana tantrum terjadi, apa yang harus dilakukan saat anak mengalami tantrum, hingga bagaimana membuat kesepakatan dengan anak agar tantrum dapat dicegah.

Definisi dan Jenis Tantrum

            Menurut kamus, definisi tantrum adalah suatu ledakan amarah yang terjadi pada anak yang berusia 18 bulan hingga usia 3 tahun atau lebih. Bahkan, ada juga anak-anak yang masih mengalami tantrum walaupun usianya sudah 5 atau 6 tahun.

Menurut Psikolog Michael Potegal dalam penjelasannya di Temper Tantrums in Young Children, tantrum dibagi menjadi dua jenis, yaitu tantrum amarah dan tantrum kesedihan. Khasnya, anak yang mengalami tantrum amarah akan menendang, memukul, dan berteriak. Sedangkan jika sedang mengalami tantrum kesedihan, anak akan menjauh dan menangis terisak.

            Mengejutkannya, terdapat sebuah penelitian yang membuktikan bahwa ada keterkaitan antara tantrum yang berkelanjutan dengan tindakan kriminal di usia dewasa. Maka dari itu, tantrum harus ditangani dengan tepat agar tidak berkelanjutan dan merugikan banyak pihak di kemudian hari.

            Lalu, apakah semua anak mengalami tantrum? Tidak. Tidak semua anak mengalami tantrum. Akan tetapi mayoritas anak mengalaminya. Ada anak yang meluapkan kemarahan dan kesedihannya secara jelas. Namun, ada pula anak yang lebih memilih untuk diam dan tidak berkata apa pun sebagai wujud amarah dan kesedihannya.

Pemicu Tantrum

            Ada banyak hal yang bisa memicu anak mengalami tantrum. Biasanya, anak yang tantrum ingin mendapatkan perhatian. Karena dengan tantrum orang tua akan memberikan perhatian yang lebih. Sehingga anak merasakan kepuasan dan ingin melakukannya lagi.

            Penyebab tantrum yang paling sering adalah saat mereka menginginkan sesuatu namun tidak bisa mendapatkannya. Atau merasa sangat lelah dan lapar sehingga memberikan respon yang tidak pada tubuh dan terjadilah tantrum.

Penyebab lainnya adalah karena merasa cemburu dengan saudaranya atau dengan teman sebayanya. Orang tua yang memiliki anak lebih dari satu berpotensi lebih tinggi anak mereka akan mengalami tantrum jika tidak dapat memperlakukan anak mereka dengan adil.

Cara Mencegah Tantrum

            Lalu, pertanyaannya adalah apakah tantrum bisa dicegah? Kebanyakan orang tua pasti berpikir bahwa tantrum mustahil untuk dicegah. Sepertinya tantrum dan anak-anak adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Padahal, keyakinan mereka adalah salah.

            Tantrum dapat dicegah dengan cara mengenali penyebabnya sejak dini. Kemudian menyiapkan strategi agar tantrum tidak terjadi. Sedangkan untuk efek jangka panjangnya adalah dengan pendekatan yang positif.

            Contoh cara untuk mencegah tantrum adalah menetapkan aturan main yang jelas. Misalkan anak diberi jatah waktu untuk melihat YouTube selama 5 menit. Setelah waktu habis, konsekuensinya adalah tidak boleh menonton YouTube lagi. Pada mulanya mungkin terasa berat. Tapi seiring berjalannya waktu, anak akan mengerti bahwa ada aturan yang harus dipatuhi.

            Cara lainnya adalah dengan memberikan kesempatan kepada anak untuk mencoba. Tidak bisa dipungkiri, batita adalah masa di mana mereka akan sering mengeksplore apa saja yang mereka temui. Berikan kesempatan kepada mereka untuk mencoba bermain perosotan atau hal lainnya yang menarik perhatian mereka. Pengawasan yang ketat menjadi kunci untuk cara ini.

            Memberikan kesempatan kepada anak untuk memilih pakaiannya sendiri juga bisa menjadi cara untuk menghindari tantrum. Anak akan merasa sangat senang dapat memilih pakaian yang dia inginkan. Kecuali, jika kondisi benar-benar tidak memungkinkan seperti harus memakai pakaian yang tebal saat musim dingin.

Pendekatan Positif

            Tantrum yang berkepanjangan tidak baik untuk tumbuh kembang anak. Terutama untuk perkembangan mental dan sosialnya. Tantrum memang merupakan salah satu tahap perkembangan yang wajar pada batita. Namun, tidak bisa diabaikan begitu saja. anak harus diajarkan bagaimana mengenali dan mengelola emosinya sejak dini.

            Menurut buku Tantrum karya Eileen Hayes, pendekatan positif dapat menjadi jalan keluar untuk mencegah tantrum berkelanjutan. Pendekatan positif sendiri terdiri dari 3 hal, yaitu pengasuhan positif, disiplin positif, dan menggunakan humor.

            Pengasuhan positif lebih mengarah kepada gaya pengasuhan dan memahami kebutuhan anak secara utuh. Secara umum, anak membutuhkan cinta, perhatian, pujian, rasa hormat, dan konsistensi. Maka penuhi kebutuhan-kebutuhan tersebut tanpa terkecuali.

            Secara garis besar, gaya pengasuhan ada 3 jenis, yaitu gaya pengasuhan otoriter, permisif, dan asertif/demokratis. Khasnya dari gaya pengasuhan otoriter adalah sering memerintah anak, memberikan hukuman yang keras pada anak (seringkali hukuman fisik), dan banyaknya aturan-aturan yang harus dipatuhi.

            Anak yang dibesarkan dengan gaya pengasuhan otoriter akan tumbuh menjadi anak yang tertekan, keras, hingga anti sosial.

            Sedangkan gaya pengasuhan permisif adalah kebalikannya. Anak diumpakan sebagai raja. Segala perintah dan kemauan anak harus dipenuhi. Seringkali orang tua menjadi “budak” anak. Anak yang dibesarkan dengan gaya pengasuhan seperti ini akan tumbuh menjadi anak yang egois dan tidak peduli dengan kepentingan orang lain.

            Gaya pengasuhan yang ideal adalah gaya pengasuhan yang ketiga, yaitu gaya pengasuhan asertif atau demokratis. Di mana orang tua dan anak memahami dan menjalankan hak dan kewajibannya secara seimbang. Anak yang dibesarkan dengan gaya pengasuhan ini akan tumbuh menjadi anak yang mandiri, menghormati orang tua, dan berguna bagi masyarakat sekitar.

            Pendekatan positif selanjutnya adalah dengan menerapkan disiplin positif. Disiplin yang positif khasnya akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu dengan anak. Kemudian menetapkan batasan-batasan yang jelas. Dan tidak segan untuk memberikan penghargaan jika anak melakukan hal-hal yang positif.

            Disiplin negative tidak disarankan di sini. Karena disiplin negative tidak membentuk kesadaran pada anak. Bahkan hanya akan memberikan efek negative kepada anak. Ciri yang paling menonjol dari disiplin negative adalah memberikan hukuman yang keras kepada anak yang melanggar aturan seperti pukulan.

            Terakhir, pendekatan positif untuk menghadapi badai tantrum adalah dengan menggunakan humor. Berusahalah untuk merubah tingkah laku anak yang menjengkelkan menjadi sebuah humor. Walaupun terlihat sulit tapi anda dapat belajar untuk mencobanya. Cara ini sangat tepat agar orang tua tidak stress menghadapi anak yang sedang tantrum. Dengan begitu, tantrum dapat diatasi dengan cara yang tepat.

            Buku Tantrum karya Eileen Hayes sangat membantu orang tua yang bermasalah terhadap anak-anak mereka yang mengalami tantrum. Buku ini sangat cocok dijadikan sebagai panduan orang tua untuk memperluas ilmu parenting.

            Bahasa yang mudah dimengerti, disertai contoh-contoh riil dari narasumber, menambah wawasan yang positif bagaimana menghadapi anak yang tantrum. Penjelasan yang disertai dengan gambar berwarna menjadikan pembaca tidak bosan saat memahami apa yang disampaikan penulis.
           


Resensi Buku Strategi Pembelajaran

Judul Buku              : Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan
Penulis                    : Prof. Dr. H. Wina Sanjaya,M.Pd
Penerbit                   : Kencana Prenada Media Group
Tahun Terbit            : Cetakan Ke 10, 2013
Jumlah Halaman      : xvi+ 294 halaman
Dimensi dan Cover   : 15 x 23 cm, soft cover
ISBN                       : 979-3925-73-6-370
Kategori                  : Pendidikan
Harga                      : Rp 58.000

Merancang Strategi Pembelajaran untuk Mencetak Tenaga Ahli
Oleh: Nurul Khotimah

Pendidikan diperlukan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam sebuah negara. Jika sumber daya manusianya baik dan berkualitas dari aspek kompetensi dan juga karakter/moral, maka mereka akan bisa menghasilkan sebuah kemajuan peradaban bagi bangsanya. Oleh karena itu, sistem pendidikan yang mampu mencetak tenaga ahli sangatlah penting nilainya.

Sistem pendidikan bukanlah sesuatu yang sederhana. Di dalamnya ada standar proses pendidikan sebagai tolak ukur keberhasilan pendidikan tersebut. Ada guru, sistem pembelajaran, tujuan dan standar kompetensi, proses belajar mengajar, strategi pembelajaran dan metode, dan media pembelajaran. Masing – masing unsur tersebut harus memenuhi standar proses pendidikan dan berjalan sinergis agar sistem pendidikan mampu mencetak tenaga ahli sesuai tujuannya.

Dalam buku ini diuraikan bagaimana idealnya masing – masing unsur dalam pendidikan agar sesuai dengan standar proses pendidikan. Selain itu, buku ini juga membahas tentang berbagai alternatif strategi pembelajaran yang bisa digunakan. Contohnya saja strategi pembelajaran ekspositori, inkuiri, berbasis masalah, peningkatan kemampuan berpikir, kooperatif, kontekstual, dan afektif.

Menurut buku ini, perlu adanya perubahan paradigma dalam mengajar. Tujuan pembelajaran bukanlah penguasaan materi pelajaran, tetapi proses untuk mengubah tingkah laku siswa sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. Pandangan mengajar hanya sebatas menyampaikan ilmu pengetahuan dianggap sudah tidak relevan lagi dengan kondisi sekarang. Karena siswa adalah organisme yang berkembang, sehingga harusnya guru tidak lagi memosisikan diri sebagai sumber belajar yang bertugas menyampaikan informasi. Tetapi harus berperan sebagai pengelola sumber belajar untuk dimanfaatkan siswa.

Argumen lainnya adalah sekarang abad pengetahuan dimana terjadi ledakan ilmu pengetahuan, yang mengakibatkan kecenderungan setiap orang tidak mungkin dapat menguasai tiap cabang keilmuan. Sehingga belajar harusnya bagaimana menggunakan informasi dan pengetahuan untuk mengasah kemampuan berpikir. Maka dari itu, paradigma proses belajar mengajar siswa harusnya menjadikan siswa sebagai pusat dari kegiatan. Pembelajaran perlu memberdayakan semua potensi peserta didik untuk menguasai kompetensi yang diharapkan. Pemberdayaan diarahkan untuk mendorong pencapaian kompetensi dan perilaku khusus supaya setiap individu mampu menjadi pembelajar sepanjang hayat dan mewujudkan masyarakat belajar.

Dengan paradigma belajar mengajar yang seperti itu maka diperlukan guru yang kompeten dan benar – benar teroptimalkan perannya dalam proses pembelajaran. Di bab 2 buku ini dijelaskan bahwa guru harus memiliki 4 kompetensi yaitu kompetensi pedagogis yaitu kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran peserta didik. Kemudian kompetensi kepribadian, kompetensi sosial yaitu kemampuan guru sebagai bagian dari masyarakat. Dan kompetensi profesional yaitu kemampuan penguasaan materi pelajaran secara luas dan mendalam. Selain guru, metode dan media pembelajaran juga menjadi faktor penunjang yang memiliki peranan penting dalam proses belajar mengajar.

Di bab 7 buku ini pembaca akan ditunjukkan tentang berbagai metode pembelajaran beserta kelebihan, kelemahan, jenis – jenis dari masing – masing metode pembelajaran, dan langkah – langkah menggunakan metode tersebut. Metode pembelajaran yang diulas diantaranya ceramah, demonstrasi, diskusi, dan simulasi. Selain metode ada juga media pembelajaran. Media ini digunakan untuk memudahkan siswa dalam memahami bahan ajar. Karena disadari bahwa tidak semua bahan ajar bisa dipelajari dengan cara mengalami langsung. Contohnya saja untuk memahami cara kerja jantung ketika memompa darah.

Di lain sisi, karakter siswa yang beragam mulai dari audio, visual, kinestetik, atau gabungan, membuat mereka hanya memiliki atensi tertentu pada bahan – bahan ajar yang sesuai dengan karakternya. Media yang bisa dipakai dalam pembelajaran juga banyak ragamnya seperti film, slide, foto, lukisan, gambar, musik, video, dan sebagainya.

Hal lain yang juga cukup penting dalam proses pembelajaran adalah strategi pembelajaran. Dalam buku ini dijelaskan tentang Pembelajaran Berorientasi Aktivitas Siswa (PBAS). Sebagai suatu pendekatan dalam pembelajaran yang menekankan kepada aktivitas siswa secara optimal. Tujuannya adalah untuk memperoleh hasil belajar berupa perpaduan antara aspek kognitif, afektif, dan psikomotor secara seimbang. Strategi pembelajaran macamnya cukup bervariasi dan memiliki kekhasan masing – masing. Mulai bab 8-14 per bab nya membahas tentang jenis – jenis strategi pembelajaran yang dibahas dengan topik konsep dasar masing – masing jenis strategi pembelajaran, prosedur pelaksanaannya, konteks penggunaan, dan keunggulan serta kelemahan masing – masing jenis strategi pembelajaran.

Beberapa strategi pembelajaran yang dibahas dalam buku ini diantaranya adalah ekspositori, inkuiri, strategi pembelajaran berbasis masalah, strategi pembelajaran peningkatan kemampuan berpikir, strategi pembelajaran komparatif, strategi pembelajaran kontekstual dan strategi pembelajaran afektif. Setelah membaca berbagai strategi pembelajaran yang dipaparkan, kita akan punya inspirasi tentang bagaimana cara mengajar yang menyenangkan. Masing – masing strategi pembelajaran ini memiliki kekhasan dan konteks agar bisa diterapkan.

Misal, di bab 14 tentang strategi pembelajaran afektif yang menekankan pada pembentukan sikap. Ini membutuhkan cara khusus agar siswa tidak hanya mampu paham secara kognisi tentang mata pelajaran yang diajarkan. Tetapi juga mampu menyerap nilai – nilainya dan membentuk sudut pandang baru serta sikap dalam kehidupan sehari – hari. Berbeda dengan strategi pembelajaran peningkatan kemampuan berpikir di bab 11 yang lebih menekankan tentang kognisi.

Buku ini membahas dengan cukup mendetail mengenai strategi pembelajaran mulai dari unsur – unsurnya, bagaimana setiap unsur memenuhi persyaratan, hingga jenis – jenis strategi pembelajaran. Pembahasan dalam buku ini memiliki pijakan dasar dari Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Proses Pendidikan. Penjelasannya cukup sistematis sehingga mudah dipahami. Diksi dan bahasa yang digunakan relatif mudah dan sederhana. Kalimat – kalimat yang digunakan cukup efektif sehingga mudah dicerna dengan sekali membaca.

Dalam penjelasan jenis – jenis strategi pembelajaran juga disertakan contoh – contoh konkrit bagaimana cara mengajarnya. Ini sekaligus bisa menjadi tips bagi pengajar pemula dan pengajar yang sudah lama mengajar untuk bisa memadupadankan dan mengeksplorasi lagi teknik – teknik pembelajaran yang semakin memudahkan bagi siswa. Adanya skema dan tabel di beberapa bagian untuk menjelaskan paparan lebih mempermudah pembaca dalam memahami uraian konsep yang dijelaskan.

Menurut saya, buku ini cukup berimbang dalam porsi teoritik dan praktik nya sehingga membuat buku ini bisa dibaca oleh semua kalangan. Tersedianya daftar pustaka memungkinkan pembaca untuk mendalami ulasan yang ada dalam buku jika diperlukan. Relatif tidak ditemukan kesalahan ketik/typo sehingga bisa menjadi bacaan yang cukup nyaman dibaca.

Kekurangan dari buku ini menurut saya adalah di urutan bab. Akan lebih baik jika topik tentang tujuan dan standar kompetensi di bab 4 dibahas di bab 2 setelah pembahasan standar proses pendidikan. Sehingga akan berkaitan dengan bab 3 yang membahas topik sistem pembelajaran. Kemudian topk tentang guru dalam pencapaian standar proses pendidikan yang letaknya di bab 2 harusnya diletakkan di bab setelah topik mengajar dan belajar dalam standar pendidikan. Sehingga, urutan pembahasan akan terasa dari yang sifatnya makro lalu masuk ke unsur – unsur yang mikro seperti guru, strategi pembelajaran, media dan metode.

Dengan pembahasan yang cukup padat, akan lebih baik pula jika per bab dilengkapi semacam resume sehingga pembaca bisa menangkap poin – poin penting penjelasan. Selain itu, dari jenis kertas yang digunakan akan lebih baik bila menggunakan HVS putih atau bookpaper dengan kualitas yang lebih baik sehingga lebih nyaman untuk dibaca.


Buku ini direkomendasikan untuk mahasiswa jurusan ilmu pendidikan dan keguruan, akademisi, praktisi dan pemerhati pendidikan, guru, dosen, dan siapapun yang berminat menjadi pengajar.